Intruksi Bupati kepada Camat Lurah/Kades Se-Kab Bogor

Intruksi Bupati kepada Camat Lurah/Kades Se-Kab Bogor

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Kepada Para Camat (Ketua Satgas Kecamatan) Lurah/Kepala Desa (Ketua Satgas Tingkat Kelurahan dan Desa)
Di
Kabupaten Bogor,

Menindaklanjuti instruksi Presiden yang disampaikan melalui Gubernur Jawa Barat, bahwa dalam rangka upaya pencegahan penyeberan Virus Corona (Covid-19), seluruh Kabupaten/Kota khususnya di Jawa Barat agar melaksanakan Pembatasan Sosial Skala Besar, adapun implementasinya berupa pengelolaan area pencegahan penyebaran Covid-19 dan memberdayakan potensi masyarakat dalam bentuk RW Siaga Corona, serta menerapkan Karantina Wilayah Parsial (KWP) yakni membatasi wilayah-wilayah tertentu yang tingkat penyebaran virus tersebut dianggap tinggi.

Para Camat melalui Para Lurah/Kepala Desa agar membentuk Kampung/RW Siaga Corona dengan mengikuti ketentuan berikut:

  1. Pembentukan Satgas Corona tingkat RW, melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kader PKK, Pengurus LPM dan seluruh potensi masyarakat yang ada.
  2. Melakukan Sosialisasi, Edukasi , dan Pembatasan pergerakan keluar masuk warga, termasuk memonitor tamu dan orang-orang yang tidak berkepentingan berada di wilayah masing-masing.
  3. Memasang spanduk Kampung/RW Siaga Corona dan menggiatkan kembali Siskamling dengan memberlakukan Pshycal Distancing/jarak minimal 1 meter.
  4. Melakukan pemetaan dan pendataan masyarakat yang masuk kategori ODP dan melakukan pengawasan bekerja sama dengan Tim Survailan.
  5. Menyiapkan langkah pengamanan ketersediaan bahan pokok, bahan bakar dan air minum bagi warga dengan mengkalkulasi seluruh resiko dan solusi apabila diterapkan pembatasan dalam jangka waktu tertentu.
  6. Memberdayakan seluruh potensi masyarakat utk menerapkan prinsip gotong royong, solidaritas antar warga, peduli sesama, peduli tetangga dan tolong menolong.
  7. Melarang kegiatan sosial dan keagamaan yang menimbulkan kerumunan sehingga berdampak penularan Covid-19.
  8. Melaksanakan instruksi Presiden agar melakukan aktivitas belajar, bekerja dan beribadah dari rumah masing-masing.
  9. Jika ada warga yang merasakan gejala Covid-19, segera berkoordinasi dengan petugas puskesmas dan SISCA (Satgas Siaga Corona) mengikuti ketentuan yang berlaku, dengan alur laporan dan tindak-lanjut sebagai berikut :

¤ Koordinasi dengan puskesmas untuk Penyelidikan Epidemiologi (PE); dengan form yang sudah disiapkan Puskesmas;

¤ Setelah PE segera tindak lanjut dan lapor ke Tim SISCA Kecamatan, Satgas Kec;

¤ Koordinasi dan konsultasi dengan Tim SISCA Dinas Kesehatan Kabupaten untuk tindakan selanjutnya;

Perlu diketahui dan diperhatikan:

■ Jika gejala demam >38 °C, batuk, filek dan sesak nafas berat, segera rujuk ke RS terdekat untuk pemeriksaan selanjutnya,

■ Jika hanya demam dan batuk filek , sakit tenggorokan, bisa di tangani puskesmas terdekat untuk mendapat pengobatan, dan/atau melakukan Isolasi mandiri di rumah dengan pemantauan atau pengawasan oleh Satgas RW.

Kepada Satgas Tingkat Kelurahan dan Desa agar melaporkan perkembangan RW Siaga Corona melalui Satgas Kecamatan

Informasi Crisis Center Kab. Bogor
• Sambungan Cepat 24 Jam: 119
• Whatsapp dan Telpon Posko Layanan Medis : 081212349911
• Call Center Posko Layanan Keperawatan Medis : 021-87901590

http://covid-19.bogorkab.go.id
https://geoportal.bogorkab.go.id/covid19

Demikian Terima Kasih.

Tetap Waspada, Jaga Kebersihan Diri dan Hindari Keramaian
Bersama Kita Bisa Lawan Corona

Terimakasih
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Cibinong, 31 Maret 2020

Bupati Bogor
Ade Yasin

Cerita Kecamatan Nanggung

Cerita Kecamatan Nanggung

Sejarah Nanggung

 
Hai Sahabat Eksperiensial, apa kabar hari ini? Semoga baik dan semakin baik ya. Pagi ini saya ingin bercerita, cerita kali ini cukup menyejarah. Jadi ceritanya, hari ini saya jalan-jalan ke desa malasari, sebuah desa tersembunyi di balik bukit-bukit dan gunung-gunung nan indah, dataran tinggi membuat desa ini berpotensi sebagai desa yang unik. pesawahan yang berundak, air terjun, serta hamparan perkebunan teh yang luas membuat desa ini layak disebut sebagai desa wisata alam.
 
karena posisi desa ini berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, keaneka ragaman hayati berada di sini, desa ini berada di ketinggian yang cukup membuat anda betah berlibur di sini.
 
—-
Kamu tahu tidak? Bahwa Kantor Bupati pertama kabupaten Bogor ternyata ada di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung. Saat ini situs kantor bupati pertama ini menjadi situs sejarah yang banyak dikunjungi baik oleh wisatawan lokal maupun asing, tentunya yang ingin memahami tentang sejarah.
 
Sebagai bagian dari kawasan pasundan, Kecamatan Nanggung memiliki adat istiadat serta bahasa yang asli sunda. peninggalan sejarah yang berada di desa batu tulis (situs jambu) adalah salah satu bukti peninggalan kerajaan padjajaran kuno, dan goa lalai di desa kalongliud memberikan kekuatan fakta adanya peninggalan sejarah yang lebih mendalam yang banyak orang tidak mengetahuinya.
 
sejarah di kecamatan Nanggung belum selesai terkuak, masih banyak yang tersembunyi layaknya kabut halimun yang menyembunyikan indahnya nirmala. 
 
insyaAllah saya akan terus berekspedisi untuk mencari fakta-fakta sejarah yang otentik dari kecamatan nanggung dan bogor barat yang menyimpan banyak keindahan dan kekayaan baik flora dan fauna serta mineralnya.
Sekilas Tentang Jawa Barat

Sekilas Tentang Jawa Barat

sekilas

Tentang Jawa Barat

Lambang Jawa Barat secara keseluruhan adalah sebuah perisai berbentuk bulat telur dengan hiasan pita di bagian bawahnya yang berisikan motto Jawa Barat. Bentuk bulat telur pada lambang Jawa Barat berasal dari bentuk perisai sebagai penjagaan diri.

MAKNA WARNA  Warna hijau artinya melambangkan kesuburan dan kemakmuran tanah Jawa Barat.  Kuning artinya melambangkan keagungan, kemuliaan dan kekayaan.  Hitam artinya melambangkan keteguhan dan keabadian.  Biru artinya melambangkan ketentraman atau kedamaian.  Merah artinya melambangkan keberanian. Putih artinya melambangkan kemurnian, kesucian atau kejujuran.

Abad ke-5
Abad ke-16
Abad ke-17
Abad ke-19
1925
17 Agustus 1945
19 Agustus 1945
27 Agustus 1945
1950
KERAJAAN TARUMANAGARA
Jawa Barat pada abad ke-5 merupakan bagian dari Kerajaan Tarumanagara. Prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanagara banyak tersebar di Jawa Barat. Ada tujuh prasasti yang ditulis dalam aksara Wengi (yang digunkan dalam masa Palawa India) dan bahasa Sansakerta yang sebagian besar menceritakan para raja Tarumanagara.
KERAJAAN SUNDA/PADJADJARAN
Setelah runtuhnya kerajaan Tarumanagara, kekuasaan di bagian barat Pulau Jawa dari Ujung Kulon sampai Kali Serayu dilanjutkan oleh Kerajaan Sunda. Salah satu prasasti dari zaman Kerajaan Sunda adalah prasasti Kebon Kopi II yang berasal dari tahun 932. Kerajaan Sunda beribukota di Pakuan Pajajaran (sekarang kota Bogor).
KESULTANAN CIREBON
Pada abad ke-16, Kesultanan Demak tumbuh menjadi saingan ekonomi dan politik Kerajaan Sunda. Pelabuhan Cerbon (kelak menjadi Kota Cirebon) lepas dari Kerajaan Sunda karena pengaruh Kesultanan Demak. Pelabuhan ini kemudian tumbuh menjadi Kesultanan Cirebon yang memisahkan diri dari Kerajaan Sunda. Pelabuhan Banten juga lepas ke tangan Kesultanan Cirebon dan kemudian tumbuh menjadi Kesultanan Banten.
Belanda melalui VOC mulai memasuki Jayakarta.
Kekuasaan VOC - Belanda semakin terasa di wilayah Jabar.
Hindia Belanda membentuk Provinsi Jawa Barat. Pembentukan provinsi itu sebagai pelaksanaan Bestuurshervormingwet tahun 1922, yang membagi Hindia Belanda atas kesatuan-kesatuan daerah provinsi.
Jawa Barat bergabung menjadi bagian dari Republik Indonesia.
HARI JADI PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT

Jawa Barat menjadi Negara Pasundan yang merupakan salah satu negara bagian dari Republik Indonesia Serikat
Jawa Barat kembali bergabung dengan Republik Indonesia
45.340.800 Jiwa Warga Jawa Barat
Bahasa Sunda Sebagai Bahasa Resmi Jawa Barat

Desa Kalongliud merupakan salah satu Desa di Provinsi Jawa Barat, tepatnya berada di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Sedangkan Kecamatan Nanggung pernah menjadi pusat pemerintahan (Pemda) Kabupaten Bogor pada masanya, tepatnya di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, sebuah Desa yang berbatasan dengan Kabupaten Sukabumi, terpisah oleh Hutan Halimun.

BUMDes Berkah Bersama

BUMDes Berkah Bersama

BERKAH BERSAMA

Kami hadir bersama semangat untuk memberikan kebaikan serta value kebahagiaan bagi setiap warga masyarakat indonesia umumnya, serta warga masyarakat desa kalongliud khususnya.

Potensi Desa Kalongliud yang berlimpah sejatinya adalah kekayaan yang semestinya dikelola dengan baik dengan sepenuh tujuan untuk kesejahteraan masyarakat desa kalongliud. 

Berbagai Menu Kebahagiaan

Hadirnya Badan Usaha Milik Desa Berkah Bersama insyaAllah akan memberikan banyak peluang khususnya peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat Desa Kalongliud, Semua orang terlibat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan kreatif dengan berbagai pengetahuan serta pengalaman yang tertuang pada keahlian masing-masing.
achev

kuliner KALONGLIUD

Kuliner Khas Kalongliud dengan ciri khas yang sempurna berpadukan antara kenikmatan modern dengan kealamian bahan yang terjaga kealamian serta kebaikannya.

RIVER TUBING KALONGLIUD

River Tubing Kalongliud merupakan Destinasi Arum Jeram versi Tubing, berkegiatan tubing di sungai cikaniki didampingi guide yang professional tentunya menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan, pengalaman yang menantang adrenalin anda

OLEH-OLEH KALONGLIUD

Setiap berkunjung ke suatu daerah, tentu anda menginginkan buah tangan yang akan menjadi kenangan anda setelah kembali ke rumah. Kalongliud sebagai Desa Wisata Eksperiensial,telah menetapkan beberapa macam oleh-oleh untuk anda, apa saja? cek this out >>>

Play Video

simpan pinjam & pemodalan

bank sampah

bank sampah sehat sejahtera

Our Sweets Collection

The best way to experience our wide collection of sweets is to visit the store. Follow the aromas and choose the most enticing sweets to satisfy your palate.

Visit Us

  • Jl Raya Kalongliud No 29 Rt 04/04
  • admin@desa-kalongliud.site
  • 0813 98895424
  • 085780469563

BUMDes Berkah Bersama @ Copyright 2019

Weekend kemana?

Weekend kemana?

Hai Sahabat Kalongliud Eksperiensial, Weekend kali ini pergi kemana? Di rumah saja kah atau pergi berlibur?

Pada umumnya masyarakat indonesia yang memiliki jam kerja dari hari senin hingga hari jum’at, biasanya menghabiskan waktu weekend nya untuk berlibur. Dan tahukah kamu bahwa destinasi favorite untuk berlibur sahabat semua adalah wisata alam.

Ada banyak destinasi wisata alam yang bisa kamu kunjungi di bogor ini, selain Taman Nasional Gunung Halimun Salak, ternyata ada sebuah kawasan wisata yang cukup fenomenal saat ini di kecamatan yang lokasinya berbatasan dengan sukabumi lho.

Penasanran? ini dia nama-nama destinasi wisata bogor barat yang harus kamu coba!

1. Geopark Pongkor

Geopark merupakan sebuah taman bumi yang memiliki identitas kekayaan alam serta budaya yang dijaga dengan baik. Geopark pongkor sudah didaftarkan ke Badan Sertifikasi Nasional dan telah diresmikan oleh Menteri Pariwisata (2018). More info >>> 

2. Desa Wisata Eksperiensial

Masih di kecamatan Nanggung, tidak jauh dari lokasi Geopark Pongkor, anda akan disuguhi sebuah destinasi wisata yang memadukan keelokan budaya serta kekayaan alam yang berbeda. Ada pesawahan yang terbentang luas, dan sungai yang mengalir jernih. serta keramahan masyaraka.

Namanya Desa Kalongliud, dinobatkan sebagai desa wisata eksperiensial karena memiliki potensi wisata yang berpadu, anda akan bisa mengeksplore desa ini tidak cukup sehari.

Lalu, ada apa saja yang tersedia di desa wisata kalongliud ini? ini dia;

  1. River Tubing Adventure
  2. Wisata Edukasi Pertanian (Sawah)
  3. Wisata Edukasi Perikanan
  4. Jajanan Kuliner Khas Kalongliud
  5. Goa Lalai 
  6. Display Hasil Karya Seni Pahat dan Ukir
  7. Spot Foto yang Instagramable dan gak ada bosannya

Selain itu, sebenarnya masih ada beberapa kegiatan yang bisa anda kunjungi seperti Bank Sampah Sehat Sejahtera dan Kampung Ramah Lingkungan dan lainnya.

Jadi, Weekend ini kamu mau kemana?

Jika masih bingung mau kemana, coba deh sesekali merasakan nikmatnya santai di tengah arus gelombang yang tenang di tengah sungai yang cukup lebar, menantang dan aman.

See you ^_^

Bermain Tubing Di Sungai Cikaniki Kalongliud

Bermain Tubing Di Sungai Cikaniki Kalongliud

Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Sungai Cikaniki kini berubah menjadi destinasi wisata Tubing, Badan Usaha Milik Desa Kalongliud, BUMDes Berkah Bersama dengan resmi telah membuka Wisata Tubing di Sungai Cikaniki.

Berkegiatan Alam Bebas memang menyenangkan, seru dan bikin ketagihan. Terlebih berkegiatan di sungai menggunakan ban atau biasa kita kenal dengan River Tubing Adventure, atau Petualangan Tubing di Sungai.

Lalu, apa saja tips-tips agar kita aman berkegiatan Tubing di Sungai? ini dia Tipsnya

  • Pilihlah Pengelola yang Profesional, ini bisa kita lihat dari sertifikasi atau badan hukum pengelola, atau simplenya historis perjalanan pengelola tersebut.
  • Pilihlah tempat yang terukur, baik dari segi jarak perjalanan tubingnya atau kondisi alam yang disediakan. Hal ini akan berpengaruh pada sejauh mana kesanggupan kita dalam mempersiapkan budget serta stamina.
  • Berdo’a dan patuhi setiap informasi dari Guide
  • Perhatikan betul-betul rambu-rambu yang disiapkan pengelola, karena hal tersebut akan sangat berguna setiap kali dilakukan dengan baik.
  • Jangan lupa bahagia dan nikmatilah petualangannya

Setelah berlelah-lelah disungai, makan dengan menu khas sunda bersama dalam satu tempat daun pisang ini akan membuat energi anda meningkat drastis

 

Ingin membuktikan adrenalin anda di sini? Anda bisa booking tiket secara online, klik di sini.

Mari Mengenal Kabupaten Bogor

Mari Mengenal Kabupaten Bogor

Sahabat Desa Kalongliud, Mari mengenal Kabupaten Bogor, sebuah daerah yang lokasinya sangat dekat dengan ibukota negara kita tercinta, yakni Jakarta.

Dalam catatan sejarah, Kabupaten Bogor merupakan salah satu wilayah yang menjadi pusat kerajaan tertua di Indonesia. Catatan Dinasti Sung di Cina dan prasasti yang ditemukan di Tempuran sungai Ciaruteun dengan sungai Cisadane, memperlihatkan bahwa setidaknya pada paruh awal abad ke 5 M di wilayah ini telah ada sebuah bentuk pemerintahan.

Sejarah lama Dinasti Sung mencatat tahun 430, 433, 434, 437, dan 452 Kerajaan Holotan mengirimkan utusannya ke Cina. Sejarawan kita Prof. Dr Slamet Muljana dalam bukunya Dari Holotan ke Jayakarta menyimpulkan Holotan adalah transliterasi Cina dari kata Aruteun, dan kerajaan Aruteun adalah salah satu kerajaan Hindu tertua di Pulau Jawa. Prasasti Ciaruteun merupakan bukti sejarah perpindahan kekuasaan dari kerajaan Aruteun ke kerajaan Tarumanagara dibawah Raja Purnawarman, sekitar separuh akhir sabad ke-5.

Prasasti-prasasti lainnya yang merupakan peninggalan Purnawarman adalah prasasti Kebon Kopi di Kecamatan Cibungbulang, Prasasti Jambu di Bukit Koleangkak (Pasir Gintung, Kecamatan Nanggung), dan prasasti Lebak (di tengah sungai Cidanghiyang, Propinsi Banten).

Pada abad ke 6 dan ke 7 Kerajaan Tarumanagara merupakan penguasa tunggal  di wilayah Jawa Barat. Setelah Tarumanagara berakhir, pada abad-abad selanjutnya kerajaan terkenal yang pernah muncul di Tanah Pasundan (Jawa Barat) adalah Sunda, Pajajaran, Galuh, dan Kawali. Semuanya tak terlepas dari keberadaan wilayah Bogor dan sekitarnya

Sejarah mencatat berdirinya Kabupaten Bogor, ditetapkan tanggal 3 Juni yang diilhami dari tanggal pelantikan Raja Pajajaran yang terkenal yaitu Sri Baduga Maharaja yang dilaksanakan pada tanggal 3 Juni 1482 selama sembilan hari yang disebut dengan upacara “Kedabhakti”.

Nama Bogor menurut berbagai pendapat   bahwa kata Bogor berasal dari kata “Buitenzorg” yang pernah digunakan oleh penjajah belanda untuk daerah bogor sekarang.

Pendapat lain berasal dari kata “Bahai” yang berarti Sapi, yang kebetulan ada patung sapi di Kebun Raya Bogor. Sedangkan pendapat ketiga menyebutkan Bogor berasal dari kata “Bokor” yang berarti tunggul pohon enau (kawung).

Dalam versi lain menyebutkan nama Bogor telah tampil dalam sebuah dokumen tanggal 7 April 1952, tertulis “Hoofd Van de Negorij Bogor” yang berarti kurang lebih Kepala Kampung Bogor, yang menurut informasi kemudian bahwa Kampung Bogor itu terletak di dalam lokasi Kebun Raya Bogor yang mulai dibangun pada tahun 1817.

Asal mula adanya masyarakat Kabupaten Bogor, cikal bakalnya adalah dari penggabungan sembilan Kelompok Pemukiman oleh Gubernur Jendral Baron Van Inhof pada tahun 1745, sehingga menjadi kesatuan masyarakat yang berkembang menjadi besar di waktu kemudian. Kesatuan masyarakat itulah yang menjadi inti masyarakat Kabupaten Bogor.

Pusat Pemerintahan Bogor semula masih berada di wilayah Kota Bogor yaitu tepatnya di Panaragan, kemudian berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1982, Ibu Kota Kabupaten Bogor dipindahkan dan ditetapkan di Cibinong. Sejak tahun 1990 pusat kegiatan pemerintahan menempati Kantor Pemerintahan di Cibinong.

Profil Kabupaten Bogor

Kabupaten Bogor

Alamat :
Jl. Raya Tegar Beriman, Cibinong – Jawa Barat

Telepon
(0251) 8754733

Website
http://www.bogorkab.go.id

email
admin@bogorkab.go.id 

Letak Geografis
Koordinat       : 6º18′ 6º47’10 LS dan 106º23’45- 107º 13’30 BT

Luas Wilayah : 298.838.304 Ha

Batas Administrasi :

    Utara : Kab. Tangerang Kab / Kota Bekasi, Kota  Depok
    Timur : Kab. Cianjur dan Kab. Karawang
    Selatan : Kab. Sukabumi dan Cianjur
    Barat : Kab. Lebak ( Prov. Banten)
    Tengah : Kota Bogor